Program Magang di Fatoni University: Bukan perpisahan yang kami tangisi, tetapi pertemuanlah yang kami sesali

Unakerhum: Senin (12/9). "Bukan perpisahan yang kami tangisi, tetapi pertemuanlah yang kami sesali". Mungkin ungkapan inilah yang bisa menggambarkan suasana hati dari 10 orang Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Sumatera Barat (Sumbar) ketika acara perpisahan yang dilaksanakan di jurusan bahasa melayu fakultas sastra dan sains kemasyarakatan,  Pattani, Thailand dan Kuala Lumpur, Malaysia pada Kamis, 11 September 2019. Program magang Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) harus berakhir pada tanggal 12 september 2019. Program ini adalah program magang internasional yang berlangsung selama dua minggu. 

Acara perpisahan ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Sastra dan Sains Kemasyarakatan, ketua jawatan bahasa melayu,  wakil dekan 3 bidang kemahasiswaan dan beberapa orang dosen.

Acara Perpisahan ini terasa sangat emosional ketika Dekan Fakultas Sastra dan Sains kemasyarakatan, Prof. Sorat,  mengungkapkan bahwa  beliau baru saja merasa mahasiswa STKIP PGRI Sumbar baru datang ke kampus Fatoni University. Sepertinya, belum banyak hal yang bisa disampaikan,  ilmu dibagikan,  dan pengalaman didapatkan. Sementara mahasiswa sudah harus kembali ke Padang. Tampak rasa sedih dari wajah beliau selama menyampaikan sambutan.  Dengan mata yang berkaca-kaca beliau mengatakan STKIP PGRI Sumbar sudah menjadi bagian keluarga Universitas Fatoni,  terkhusus pada jurusan bahasa melayu. Beliau sangat bangga sekali MoU antara kedua belah pihak langsung disambut dengan MoA. Beliau juga menyampaikan ada banyak kampus yang hanya bertahan pada MoU tetapi pada MoA, mereka agak keberatan dalam pelaksanaanya. Untuk itu,  beliau secara pribadi, mewakili Pimpinan Universitas berterima banyak pada STKIP PGRI Sumatera Barat. Terakhir beliau mengatakan,  beliau juga akan meminta jurusan bahasa melayu untuk mengirimkan mahasiswanya ke STKIP PGRI Sumatera Barat selama 1 bulan.  Beliau meminta maaf atas kekurangan atau kesalahan yang terjadi selama program magang. 

Sambutan juga disampaikan oleh wakil dekan 3, asisten Prof. Ahmadaree,  beliau juga mengungkapkan program ini terlalu pendek. Beliau adalah dosen yang mengajarkan bahasa Thai kepada mahasiswa STKIP PGRI Sumatera Barat selama 15 hari.  “Bolehkah kalian pulang dalam beberapa hari lagi?,” tanyanya.  Pertanyaan tersebut membuat air mata semua undangan dan mahasiswa berlinang.  Sangat terasa rasa kekeluargaan dan kebersamaan yang dirasakan selama proses berlangsung.  Pada akhir sambutan, beliau memberikan sertifikat Kursus Praktek Bahasa Thai Dasar bagi Penutur Asing kepada seluruh Mahasiswa STKIP PGRI Sumatera Barat. 

Sambutan selanjutnya dari ketua Jurusan Bahasa Melayu,  asisten Prof.  Kuares.  Beliau adalah orang yang bertanggung jawab atas kelancaran program magang.  Beliau yang mencarikan asrama, tempat makan dan meminjamkan sepeda motornya supaya mahasiswa dapat pergi ke beberapa tempat. “ Haruskah kalian pulang semua hari ini?,” pertanyaan yang diberikan kepada mahasiswa STKIP PGRI Sumbar dengan berlinang air mata. “Saya mohon maaf atas pelayanan saya yang mungkin kurang atau tidak sesuai dengan mahasiswa semuanya. Saya sudah menganggap kalian seperti keluarga saya sendiri.  Simpanlah yang baik dan sebarkanlah yang baik kepada keluarga dan kampus STKIP PGRI Sumbar,’ ungkapnya. Diakhir sambutan,  beliau menyerahkan sertifikat seminar SLKBMI dan mahasiswa pertukaran internasional.

Sambutan terakhir disampaikan oleh perwakilan STKIP PGRI Sumatera Barat,  Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI),  Edwar Kemal.  Dalam sambutan,  beliau mengucapkan terima kasih banyak atas kesempatan yang diberikan kepada STKIP PGRI Sumatera Barat untuk melaksanakan program internasional di universitas Fatoni. Beliau juga mengucapkan terima kasih pada semua dosen yang telah membagikan ilmu kepada mahasiswa.  Beliau juga sangat berat hati untuk menjemput mahasiswa tapi karena rancangan program,  semua harus dilaksanakan dengan semestinya.  Beliau juga sangat menyambut perwakilan jurusan bahasa melayu untuk datang ke STKIP PGRI Sumatera Barat. 

Acara perpisahan ditutup dengan one-day trip ke Hatyai Market dan Central Festival. Acara dilanjutkan di Malaysia pada tanggal 13 september 2019, dimana mahasiswa berkunjung ke Twin Tower dan I-City Snowlight.

Copyright @ 2017 ICT STKIP PGRI Sumbar, All right reserved