Pencapaian STKIP PGRI Sumbar Dalam Penelitian
Artikel berita - Kategori Akademik | Diposting pada : 2016-08-23 -|- 03:51:pm
Share this article on

Unakerhum : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Sumbar berhasil meraih cluster utama pada bidang penelitian, setelah sebelumnya berada pada cluster madya. Dengan hal ini, STKIP yang belum memiliki guru besar dan profesor ini telah menyamakan diri dengan UNP dan USU yang juga berada pada cluster utama bidang penelitian.


Wakil Ketua I STKIP PGRI Sumbar Sri Imelwaty, MPd, Phd menyebutkan informasi ini diterima pihaknya langsung dari Kemenristekdikti, Rabu (17/8) lalu bersamaan dengan pengumuman peringkat perguruan tinggi lainnya se-Indonesia. Dengan prestasi ini, juga menjadikan STKIP PGRI Sumbar menjadi satu-satunya sekolah tinggi keguruan di Indonesia yang berada di cluster utama. Tak hanya itu, STKIP juga menjadi satu-satunya perguruan tinggi yang meraih prestasi ini di Kopertis Wilayah X yang meliputi Sumbar, Riau, Jambi, dan Kepri.


"Di Sumatera Barat kami nomor tiga dibawah Unand dan UNP. Secara nasional, dari 1.447 perguruan tinggi se-Indonesia, kami meraih peringkat 93," terang Sri didampingi Kepala Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (UP3M) Villia Anggraini, MPd, Kepala Unit Penjaminan Mutu Internal (UPjMI), Farida, MSc, Kepala Unit Tenaga Kerja dan Humas (Unakerhum) Sefna Rismen, MPd dan Sekretaris Unakerhum Agusrino, MT di ruangannya, Sabtu (20/8).


Sri Imelwaty juga menjelaskan, penentuan perguruan tinggi yang berada di cluster utama ditentukan beberapa hal di antaranya sumber daya manusia, manajemen mutu, luaran penelitian  yang mencapai 50 persen, dan review generating.


"Untuk STKIP kami barangkali unggul di bidang luar penelitian. Kami mewajibkan para dosen mempublish hasil penelitian di jurnal terakreditasi dan internasional. Ini wajib dilakukan. Meskipun dari sisi SDM kami belum memenuhi karena tidak ada profesor, tapi di bidang lain kami unggul," tambah Sri.


Tak sampai disana, STKIP yang juga memiliki cita-cita menjadi pre riset university, juga mewajibkan dosen melakukan penelitian dua kali dalam setahun.


Keuntungan yang didapat dengan berada di prestasi ini, STKIP PGRI Sumbar berhak mendapatkan bantuan riset hingga Rp15 miliar. Sementara jika berada pada bidang cluster madya, yang pernah disandang STKIP di tahun sebelumnya, hanya berhak mendapatkan dana hingga Rp5 miliar.


Selama ini, STKIP setidaknya menghasilkan 80 penelitian per tahun dan untuk 2017 mendatang sudah diusulkan 89 judul penelitian. Di tahun 2016 ini, sebanyak 40 penelitian, 4 pengabdian masyarakat dan 4 PKM lulus dan didanai Dikti senilai Rp2,7 miliar. Penelitian ini dibatasi pada tiga bidang yaitu pendidikan, Mipa biotek dan sosial humaniora, sesuai dengan Renstra STKIP PGRI Sumbar sendiri yang sudah disusun. Jika penelitian ini tidak berhasil mendapatkan dana dari Dikti, pihak yayasan pun turut membantu hingga penelitian berhasil diterbitkan di jurnal.


"Pihak yayasan sangat mendukung kegiatan riset ini. Bahkan untuk memotivasi dosen, diberikan insert untuk setiap penelitian. Kemudian pihak yayasan juga membantu dengan mengadakan workshop penulisan karya ilmiah di jurnal, mendatangkan review ekternal dari Unand dan UNP, termasuk mengadakan seminar nasional dan seminar internasional," ucap Villia Anggraini menambahkan.


Meningkatkan kualitas hasil penelitian, pihak kampus juga menggandeng kerja sama dengan luar negeri. Saat ini telah dilakukan kerja sama dengan Belanda dan Jerman. Kepala UPjMI Farida, MSc menerangkan, sebelumnya pihak kampus telah melakukan kerja sama penelitian dengan CO2 Operate BV dari Belanda untuk rehabilitasi lahan dan perhitungan karbon. Dan saat ini penelitian tahun jamak selama tiga tahun dilaksanakan dengan DAAD dari Jerman tentang mitigasi perubahan iklim berdasarkan zona ekologi dengan total dana Rp 300 juta. Tahun 2016 ini, salah satu universitas di Jerman kembali mengirim satu mahasiswa magangnya melakukan penelitian bersama di STKIP. (h/eni)

Berita Kemahasiswaan

Dua Ratus Mahasiswa STKIP PGRI Terima Beasiswa

2017-02-01 - 01:13:pm | Kategori Kemahasiswaan | oleh Humas

Unakerhum :  Sebanyak dua ratus mahasiswa kurang mampu mendapatkan beasiswa dari Baznas Kota Padang. Penyerahan &nb.....Baca Selanjutnya

SMA Negeri 1 Gunung Omeh Kunjungi STKIP PGRI

2017-02-01 - 11:51:am | Kategori Kemahasiswaan | oleh Humas

Unakerhum :  Kamis (12/1) Rombongan Guru, Siswa IPA dan IPS  SMA Negeri  1 Gunung Omeh Kabupaten  Li.....Baca Selanjutnya

Berita Kegiatan

Hadirkan KIM Sambil Beramal

2017-02-07 - 01:32:pm | Kategori Kegiatan | oleh Humas

Unakerhum : Setelah satu semester melakukan kegiatan TridharmaPerguruan Tinggi khususnya dalam bidang pendidikan/pengaja.....Baca Selanjutnya

STKIP PGRI Bantu Perbaikan Jalan Umum

2017-02-01 - 01:17:pm | Kategori Kegiatan | oleh Humas

Unakerhum : Ketua STKIP PGRI Sumbar Dr. Hj. Zusmelia, M.Si begitu peduli terhadap pranata sosial, Sosiolog satu ini sang.....Baca Selanjutnya

Berita Akademik

Guru Besar Da-Yeh University Berikan Kuliah Umum Di-Hadapan Civitas Akademika STKIP PGRI

2017-02-25 - 02:46:pm | Kategori Akademik | oleh Humas

Unakerhum : STKIP PGRI Sumbar menilai pembinaan karakter generasi muda melalui perguruan tinggi sangatlah penting, karen.....Baca Selanjutnya

Beasiswa Pasca Sarjana (S2) untuk Alumni STKIP PGRI Sumatera Barat di Da-Yeh University Taiwan

2017-02-25 - 08:57:am | Kategori Akademik | oleh admin
Menindaklanjuti kerjasama antara STKIP PGRI Sumatera Barat dengan Da-Yeh University di Taiwan. Da-Yeh University di Taiwan memberikan b.....Baca Selanjutnya